Sabtu, 06 November 2010

- wacana ilmiah ialah Merupakan wacana yang memilki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Contoh makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.

- Wacana dalam semi ilmiah merupakan suatu penulisan yang tidak terikat Bahasa Indonesia baku lisan, sehingga kemungkinan besar terjadinya penghilangan kalimat. Namun hal ini tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat mempengaruhi dalam memahami makna gagasan.
contoh : artikel, editorial, opini, feuture, reportase.


-  wacana non ilmiah dimaksudkan penulisan yang tidak terikan pada ragam bahasa baku. Contoh dari penulisan non ilmiah adalah : anekdot, editorial, opini, reportase, dll.
 
dari ketiga pengertian diatas telah didapat perbedaan yang telah membedakan wacana tataran Ilmiah, semi ilmiah, dan non ilmiah adalah, penggunaan ragam bahasa yang terikat pada kebakuan dari pemakaian bahasa itu sendiri. Sehingga kita bisa membedakan dari segi pengelompokan tulisan yang ingin disampaikan oleh pembicara atau penulis. 

Pemanfaataan Bahasa Indonesia dalam tataran non ilmiah dimaksudkan penulisan yang tidak terikan pada ragam bahasa baku. Contoh dari penulisan non ilmiah adalah : anekdot, editorial, opini, reportase, dll.

contoh anekdot

Diusir di Pabrik Kapur

by :http://wayangsuket.wordpress.com/2007/09/30/diusir-di-pabrik-kapur/#more-25

Ketika sedang asyik melukis obyek pabrik kapur di suatu daerah, tahu-tahu seorang lelaki berbadan kekar mengendarai sepeda motor, berhenti persis di depannya.
”Sebentar, kamu tahu pabrik itu ada yang punya.”
”Ya tahu, wong langit saja juga ada yang punya kok.”
”Kamu tahu kalau menggambar itu ada ijinnya.”
”Ijin sama siapa?”
”Ya sama yang punya…”
Jengkel dengan gayanya yang mentang-mentang, Thalib langsung berdiri dan balik menggertak:
”Kamu tahu pangkatku?”
Lelaki itu menggeleng.
”Minggir,” Thalib mengibaskan tangannya, mengusir, lelaki tadi langsung pergi.
Dalam hati Thalib geli sendiri. Namun setelah itu konsentrasinya terganggu, tak bisa melukis lagi.

Wacana dalam semi ilmiah merupakan suatu penulisan yang tidak terikat Bahasa Indonesia baku lisan, sehingga kemungkinan besar terjadinya penghilangan kalimat. Namun hal ini tidak mengurangi ciri kebakuannya. Walaupun demikian ketepatan dalam pilihan kata dan bentuk kata serta kelengkapan unsur-unsur di dalam struktur kalimat mempengaruhi dalam memahami makna gagasan.
contoh : artikel, editorial, opini, feuture, reportase.

contoh reportase :

Reportase Berita Ekonomi
PASAR TRADISONAL VS PASAR MODERN
Liputan.com, Jakarta : Seratusan pedagang pasar tradisional Ciledug berunjuk rasa menolak keberadaan Carrefour di kawasan pasar tradisional Ciledug, Kabupaten Tangerang, Banten.
Alasannya, keberadaan Carrefour akan mematikan omset mereka. Para pedagang menuding pemerintah daerah setempat telah mengkhianati pedagang tradisional dengan menerbitkan surat izin pengoperasian Carrefour Ciledug. Menurut para pedagang, jarak pasar tradisional dengan Carrefour kurang dari 20 meter, sehingga mengancam omset pedagang. Unjuk rasa ratusan pedagang tradisional pasar Ciledug ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian dan Satuan Keamanan Central Bisnis Dagang Ciledug. Akibat aksi ini lalu lintas di Jalan Hos Cokroaminoto Ciledug sempat macet total (Jum/Tim Liputan 6 SCTV). 
 
 

Pengertian Tataran Ilmiah
Tataran ilmiah ialah Merupakan wacana yang memilki aturan baku dan sejumlah persyaratan khusus yang menyangkut metode dan penggunaan bahasa. Contoh makalah, laporan, skripsi, tesis, disertasi.

Sebuah karya tulis ilmiah merupakan hasil rangkaian gagasan yang
merupakan hasil pemikiran, fakta, peristiwa, gejala dan pendapat. Penyampaian
karya ilmiah bukan hanya mengekspresikan pikiran saja tetapi menyampaikan
hasil penelitian. Karya ilmiah memiliki tiga ciri:
1.Harus tepat dan tunggal makna, tidak remang nalar atau mendua makna
2.Harus secara tepat mendefinisikan setiap istilah, sifat, dan pengertian yang digunakan, agar tidak menimbulkan kerancauan atau keraguan.
3.Harus singkat, berlandaskan ekonomi bahasa


contoh tataran ilmiah yang merupakan wacana tataran ilmiah adalah tulisan ilmiah yang disusun secara sistematis dan logis. Tulisan ilmiah umumnya berisikan masalah-masalah yang objektif yang dipadukan dengan kecermatan penalaran dan bahasa. Dalam karya tulis ilmiah digunakan ragam bahasa formal atau terpelajar bukan bahasa informal atau pergaulan. Ragam bahasa ilmiah umumnya mengikuti gagasan penulis dalam suatu bidang ilmu tertentu. Ragam bahasa ilmiah juga dapat membedakan gagasan atau pokok pikiran yang memang berbeda dan mempunyai struktur yang baku dan cermat, sehingga gagasan dapat dengan mudah dimengerti ataupun diterima oleh pembaca.

Bahasa Indonesia yang baik adalah bahasa tepat dengan situasi pemakaiannya. Ada dua situasi pemakaian bahasa, yaitu situasi resmi dan tidak resmi.
- Situasi resmi adalah situasi dimana kita berbicara di depan umum atau dengan orang yang dihormati,misalnya : mengajar, berpidato, penulisan karya ilmiah,bicara dengan atasan dan guru. Pada situasi seperti ini selain sebagai alat komunikasi, bahasa juga sebagai alat untuk menyampaikan gagasan. Karena itu, perlu menggunakan bahasa baku.
- Situasi tidak resmi adalah pemakaian bahasa dalam pergaulan sehari-hari dengan masalah pokok keseharian. Obrolan tawar-menawar di pasar adalah contoh situasi kebahasaan tidak resmi. Pada situasi seperti ini, bahasa hanyalah merupakan alat komunikasi. Sampai lawan bicara memahami maksud pembicaraan tersebut.

Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa Indonesia yang penggunaannya selalu menaati kaidah bahasa Indonesia (baku). beberapa ciri kebahasaan ragam baku antara lain kebakuan ejaan, peristilahan, kosakata, tata bahasa dan lafal. Ragam baku bahasa Indonesia ialah bahasa Indonesia yang tata cara dan tertib penulisannya mengikuti ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan serta tertib dalam pembentukan istilahnya yang berpedoman kepada pedoman umum pembentukan istilah bahasa Indonesia. Bahasa baku harus menggunakan kata-kata baku seperti bagaimana, mengapa, memberi bukannya gimana, kenapa, kasih dan sebagainya. Selain itu, bahasa baku harus taat asas pada kaidah ketatabahasaan yaitu konsisten menggunakan hukum diterangkan menerangkan pada pembentukan kata serta menggunakan subjek predikat dalam pembentukan kalimat. Pada bahasa lisan, ragam baku bahasa Indonesia adalah ragam bahasa yang relatif bebas dari atau sesedikit mungkin diwarnai oleh lafal bahasa daerah atau dialek setempat.

Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar adalah penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai situasinya dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Berdasar asumsi ini, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi pemakai bahasa Indonesia agar pemakaian bahasa Indonesia-nya baik dan benar. Syarat tersebut adalah memahami secara baik kaidah bahasa Indonesia dan memahami benar situasi kebahasaan yang dihadapi. Seseorang yang menggunakan bahasa baku dalam situasi resmi dan menggunakan ragam tidak baku dalam situasi tidak resmi adalah orang yang mampu menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar karena sesuai dengan fungsi dan situasinya.

sumber : www.opensubscriber.com

Jumat, 05 November 2010


Pengertian Bahasa
Bahasa merupakan alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Mungkin ada yang mengatakan bahwa ada alat komunikasi lain selain bahasa, misalnya penggunaan alat,simbol, dan lain sebagainya, namun hal ini banyak sekali kelemahanya.(Gorys Keraf,1997:1).
Fungsi Bahasa
Menurut Felicia (2001:1), dalam berkomunikasi sehari-hari, salah satu alat yang paling sering digunakan adalah bahasa, baik bahasa lisan maupun bahasa tulis. Begitu dekatnya kita dengan bahasa, terutama Bahasa Indonesia, sehingga tidak dirasa perlu untuk mendalami dan mempelajari Bahasa Indonesia.
Menurut Keraf (1997:3), pada dasarnya bahasa memiliki fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yaitu sebagai alat untuk mengekspresikan diri, alat untuk berkomunikasi, alat untuk mengadakan integrasi, dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial.
Bahasa Sebagai Alat Komunikasi
Bahasa sebagai alat komunikasi merupakan saluran perumusan maksud kita, melahirkan perasaan kita dan memungkinkan kita menciptakan kerja sama dengan sesama. Bahasa mengatur berbagai macam aktivitas kemasyarakatan,merencanakan dan mengerahkan masa depan kita.(Gorys Keraf,1997:4).
                Pada kita menggunakan bahasa untuk berkomunikasi, antara lain kita juga mempertimbangkan apakah bahasa yang kita gunakan laku untuk dijual. Sehingga kita sering mendengarkan istilah “Bahasa Komunikatif”.
Contoh Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi
Dalam kehidupan sehari-hari kita berinteraksi dengan manusia menggunakan bahasa, agar maksud dari tujuan kita dapat tersampaikan kepada yang dituju.
Contoh :
Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf kecuali jika beberapa lambang bilangan dipakai secara berurutan, seperti dalam pemerincian dan pemaparan.
Misal:
-          Amir menonton drama itu sampai tiga kali.
-          Ayah memesan tiga ratus ekor ayam.
-          Di antara 72 anggota yang hadir, 52 orang memberikan suara setuju, 15 suara tidak setuju, dan 5 suara blanko.
-          Kendaraan yang ditempuh untuk pengangkutan umum berjumlah 50 bus, 100 helicak, dan 100 bemo.
Contoh di atas merupakan pengertian dari bahasa untuk tulisan.
Sedangkan untuk lisan ialah;
Apabila kita memanggil seseorang harus ada penempatan dalam tingkatan gender, dan umur. Contoh: Adik, Bapak, Ibu, Kakak.

Dan contoh lainnya dari simbol-simbol yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hai untuk menyampaikan pesan tertentu.
Contoh: simbol “Stop” dalam rambu lalu lintas, yang dimaksudkan untuk kendaraan berhenti.

Kesimpulan
Jadi bahasa sebagai alat komunikasi sangat berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dengan lisan dan tulisan, tetapi kita dapat menggunakan simbol dan juga menggunakan bahasa tubuh, untuk menyampaikan pesan terhadap lawan bicara kita, agar maksud dari tujuan kita tersampaikan.



Senin, 27 September 2010


Pengertian Grafika Komputer
Adalah bagian atau cabang dari ilmu komputer yang berhubungan dengan memanipulasi dan pembuatan gambar(visual) secara digital.
Grafika juga sering dikenal dengan istilah visualisasi data.

Bentuk Sederhana grafik komputer adalah grafik komputer 2D dan berkembang menjadi grafik komputer 3D,pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition).

Type-type Grafik Komputer :
Dalam desain grafis ada dua macam tie grafik, yaitu grafik vektor dan grafik bitmap.
- pengertian Grafik Vektor adalah grafik yang berbasis besaran dan arah.Grafik vektor berupa garis dan kurva.
- Pengertian Grafik Bitmap adalah grafik yang memiliki banyak titik atau pixel dengan warna yang menawan.

Pengolahan Citra berkaitan dengan teknik-teknik utuk memodifikasi dna intepretasi citra,meningkatkan kualitas citra, analisis citra, dan dapat mengenali pola-pola visual yang ada dalam suatu citra. Contohnya dalam perbaikan citra sehingga menjadi lebih jelas.

Video Game sendiri merupakan aplikasi yang menggunakan komputer grafis.
Video game merupakan permainan yang melibatkan interaksi manusia dengan komputer,atau yag di sebut user interface. Berfungsi untuk mengumpan balik berupa visualisasi pada perangkat viseo.aplikasi ini terdiri dari yang sederhana atau 2 dimensi,seperti tetris, hingga yang sulit, 3 dimensi, seperti yang di maksud dalam pengertian grafika komputer di atas.
Dan memerlukan resource banyak,seperti game GTA San Andreas. dari yang standalone, game PC,console,game mobile, hingga game online network,seperti Idol Street yang akan saya jelaskan di bawah ini.

Idol Street merupakan game Online music & lifestyle, yang di luncurkan oleh PT.LYTO Datarindo Fortuna. Idol Street adalah suatu game 3D dengan gaya csual yang memiliki jenis game tentang music, fashion dan dance.

Beberapa Fitur utama dalam game ini,yaitu :
1. Kota Metropolitan yang real desertai berbagai fasilitas.
2. Aneka lokasi yang dapat dimainkan bersama hingga 30 orang.
3. Variasi pakaian dengan desain terkini dan yang akan datang.
4. Gerakan dance yang langsung diambil dari contoh penari profesional.
5. Musik idola untuk berbagai usia dan kalangan.


Sumber-sumber :
- www.videogamesindonesia.com
- http://elektroundip2002.files.wordpress.com
- id.wikipedia.org/wiki/Grafika_komputer
- www.lyto.net/games/idolstreet/

;;

By :
Free Blog Templates