Senin, 27 September 2010


Pengertian Grafika Komputer
Adalah bagian atau cabang dari ilmu komputer yang berhubungan dengan memanipulasi dan pembuatan gambar(visual) secara digital.
Grafika juga sering dikenal dengan istilah visualisasi data.

Bentuk Sederhana grafik komputer adalah grafik komputer 2D dan berkembang menjadi grafik komputer 3D,pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition).

Type-type Grafik Komputer :
Dalam desain grafis ada dua macam tie grafik, yaitu grafik vektor dan grafik bitmap.
- pengertian Grafik Vektor adalah grafik yang berbasis besaran dan arah.Grafik vektor berupa garis dan kurva.
- Pengertian Grafik Bitmap adalah grafik yang memiliki banyak titik atau pixel dengan warna yang menawan.

Pengolahan Citra berkaitan dengan teknik-teknik utuk memodifikasi dna intepretasi citra,meningkatkan kualitas citra, analisis citra, dan dapat mengenali pola-pola visual yang ada dalam suatu citra. Contohnya dalam perbaikan citra sehingga menjadi lebih jelas.

Video Game sendiri merupakan aplikasi yang menggunakan komputer grafis.
Video game merupakan permainan yang melibatkan interaksi manusia dengan komputer,atau yag di sebut user interface. Berfungsi untuk mengumpan balik berupa visualisasi pada perangkat viseo.aplikasi ini terdiri dari yang sederhana atau 2 dimensi,seperti tetris, hingga yang sulit, 3 dimensi, seperti yang di maksud dalam pengertian grafika komputer di atas.
Dan memerlukan resource banyak,seperti game GTA San Andreas. dari yang standalone, game PC,console,game mobile, hingga game online network,seperti Idol Street yang akan saya jelaskan di bawah ini.

Idol Street merupakan game Online music & lifestyle, yang di luncurkan oleh PT.LYTO Datarindo Fortuna. Idol Street adalah suatu game 3D dengan gaya csual yang memiliki jenis game tentang music, fashion dan dance.

Beberapa Fitur utama dalam game ini,yaitu :
1. Kota Metropolitan yang real desertai berbagai fasilitas.
2. Aneka lokasi yang dapat dimainkan bersama hingga 30 orang.
3. Variasi pakaian dengan desain terkini dan yang akan datang.
4. Gerakan dance yang langsung diambil dari contoh penari profesional.
5. Musik idola untuk berbagai usia dan kalangan.


Sumber-sumber :
- www.videogamesindonesia.com
- http://elektroundip2002.files.wordpress.com
- id.wikipedia.org/wiki/Grafika_komputer
- www.lyto.net/games/idolstreet/

Selasa, 30 Maret 2010

Definisi Ekonomi ialah ilmu yang mempelajari kegiatan yang bergerak di bidang produksi, distribusi, dan konsumsi.

Pengertian dari ke tiga kegiatan ekonomi :

a. Produksi

Produksi ialah suatu kegiatan untuk menghasilkan output berupa barang, atau jasa.

Contoh : pabrik rokok menghasilkan rokok, tempat laundry memberikan pelayanan jasa mencuci.

b. Distribusi

Distribusi ialah kegiatan untuk menyalurkan dan juga memasarkan produk berupa barang atau jasa, kepada konsumen. Yang melakukan kegiatan distribusi ini bisa berupa perusahaan atau perseorangan, yang sering disebut distributor.

Contoh : penyalur barang ke warung-warung, penyalur pembantu,dll.

c. Konsumsi

Konsumsi adalah suatu aktifitas memakai atau menggunakan produk atau jasa, yang di hasilkan oleh para produsen. Perusahaan atau perseorangan yang melakukan kegiatan konsumsi disebut juga sebagai konsumen.

Contoh : dalam kehidupan sehari-hari pastinya kita biasa membeli obat,makanan,minuman,atau rokok,yang di produksi dari produsen.

Dalam kehidupan sehari-hari manusia sudah pasti membutuhkan keperluan barang atau jasa, untuk memenuhi kebutuhan akan kelangsungan hidupnya.Untuk mendapatkan kebutuhannya manusia memerlukan pengorbanan untuk mendapatkannya.

Di bawah ini penjelasan, dari macam-macam definisi atau pengertian dari tiap-tiap kebutuhan manusia :

A. Kebutuhan berdasarkan Tingkat Kepentingan / Prioritas

· Kebutuhan Primer

Ialah kebutuhan yang sangat diperlukan dan sifatnya wajib dari setiap manusia, untuk dipenuhi. Contohnya adalah seperti Sembako, rumah,Pakaian,dsb.

· Kebutuhan Sekunder

ialah merupakan kebutuhan yang diperlukan setelah kebutuhan primer terpenuhi, dan sifatnya hanya penunjang saja. Contoh : pendidikan yang baik,pakaian yang baik,makanan yang bergizi, dan sebagainya yang belum termasuk ke dalam kategori mewah.

· Kebutuhan Tersier/Mewah/Lux

Merupakan kebutuhan manusia yang sifatnya mewah, tidak sederhana dan berlebihan, dan akan dipenuhi bila kebutuhan primer dan sekunder sudah benar-benar terpenuhi. Contoh : mobil, TV kabel, apartemen, laptop, handphone, berlibur,dll.

B. Kebutuhan Manusia Berdasarkan Sifat

· Kebutuhan Jasmani / Kebutuhan Fisik

Kebutuhan Jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan tubuh seseorang. Contoh : makanan, minuman, pakaian, sandal, tidur, buang air kecil,dsb.

· Kebutuhan Rohani / Mental

Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan yang diperlukan bagi jiwa manusia secara kejiwaan. Contoh : beribadah kepada Tuhan YME, siraman rohani, rekreasi, sosialisasi,dsb.

C. Kebutuhan Manusia Berdasarkan Waktu

· Kebutuhan Sekarang

Ialah kebutuhan yang diperlukan secara mendesak pada saat ini juga. Contoh : makan karena lapar, obat karena sakit, dan sebagainya.

· Kebutuhan Masa Depan

Ialah kebutuhan yang tidak terlalu mendesak atau bisa dipenuhi di lain waktu, yang akan dating. Contoh : pergi haji, beli mobil.

Masalah Pokok Ekonomi

1. What (Apa Saja Barang yang Akan Diproduksi)

Masyarakat harus menentukan jenis dan jumlah barang atau jasa yang akan diproduksi dan menentukan kapan proses produksi dilakukan (Paul A. Samuelson, 2002). Sumber daya yang tersedia ialah kategori utama dalam penentuan untuk produksi barang atau jasa sebanyak yang di inginkan. Apakah kita akan memproduksi sagu atau terigu? Apakah kita akan membangun real estate, atau perumahan sederhana dalam jumlah banyak atau sedikit? Semakin banyak produksi satu jenis barang atau jasa, semakin sedikit produksi jenis barang atau jasa lainnya. Maka dari itu masyarakat harus memilih dengan tepat barang dan jasa apa saja yang akan diproduksi dan berapa jumlahnya.

2. How (Bagaimana Cara Memproduksi)

Barang atau jasa biasanya diproduksi dengan gabungan sumber daya dan tekhnik yang berbeda-beda. Oleh karena itu, masyarakat harus menghadapi masalah pemilihan tekhnik pengolahan sumber daya dengan tantangan biaya paling sedikit untuk setiap satuan barang dan jasa yang diputuskan untuk diproduksi.

3. For Whom (Untuk Siapa Barang Diproduksi?)

Masyarakat harus menentukan seberapa banyak kebutuhan dari setiap konsumen harus dipenuhi (Paul A. Samuelson, 2002). Misalnya, untuk siapa sabun yang sudah diproduksi? Apakah distribusi pendapatan sudah merata? BAgaimana cara mendistribusikannya?

SISTEM PEREKONOMIAN

Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrim tersebut.

Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.(sumber WIKIPEDIA)

Rabu, 06 Januari 2010

ARTI MANAJEMEN STRATEGIK

“Manajemen strategik adalah suatu seni dan ilmu dari pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating0 keputusan-keputusan strategis antar fungsi-fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuan-tujuan masa datang.”
Dari definisi tersebut terdapat dua hal penting yang dapat disimpulkan, yaitu:
1. Manajemen Strategik terdiri atas tiga proses:
a. Pembuatan Strategi, yang meliputi pengembnagan misi dan tujuan jangka panjang, mengidentifiksikan peluang dan ancaman dari luar serta kekuatan dan kelemahan organisasi, pengembangan alternatif-alternatif strategi dan penentuan strategi yang sesuai untuk diadopsi.
b. Penerapan strategi meliputi penentuan sasaran-sasaran operasional tahunan, kebijakan organisasi, memotovasi anggota dan mengalokasikan sumber-sumber daya agar strategi yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan.
c. Evaluasi/Kontrol strategi, mencakup usaha-usaha untuk memonitor seluruh hasil-hasil dari pembuatan dan penerapan strategi, termasuk mengukur kinerja individu dan organisasi serta mengambil langkah-langkah perbaikan jika diperlukan.

2. Manajemen Strategik memfokuskan pada penyatuan/penggabungan aspek-aspek pemasaran, riset dan pengembangan, keuangan/akuntansi, operasional/produksi dari sebuah organisasi.

Strategik selalu “memberikan sebuah keuntungan”, sehingga apabila proses manajemen yang dilakukan oleh organisasi gagal menciptakan keuntungan bagi organisasi tersebut maka dapat dikatakan proses manajemen tersebut bukan manajemen strategik.

MANFAAT MANAJEMEN STRATEGIK
Dengan menggunakan manajemen strategik sebagai suatu kerangka kerja (frame work) untuk menyelesaikan setiap masalah strategis di dalam organisasi terutama berkaitan dengan persaingan, maka peran manajer diajak untuk berpikir lebih kreatif atau berpikir secara strategik.
Pemecahan masalah dengan menghasilkan dan Mempertimbangkan lebih banyak alternatif yang dibangun dari suatu analisa yang lebih teliti akan lebih menjanjikan suatu hasil yang menguntungkan.
Ada bebarapa manfaat yang diperoleh organisasi jika mereka menerapkan manajemen strategik, yaitu:
1. Memberikan arah jangka panjang yang akan dituju.
2. Membantu organisasi beradaptasi pada perubahan-perubahan yang terjadi.
3. Membuat suatu organisasi menjadi lebih efektif
4. Mengidentifikasikan keunggulan komparatif suatu organisasi dalam lingkungan yang semakin beresiko.
5. Aktifitas pembuatan strategi akan mempertinggi kemampuan perusahaan untuk mencegah munculnya masalah di masa datang.
6. Keterlibatan anggota organisasi dalam pembuatan strategi akan lebih memotivasi mereka pada tahap pelaksanaannya.
7. Aktifitas yang tumpang tindih akan dikurangi
8. Keengganan untuk berubah dari karyawan lama dapat dikurangi.



Senin, 04 Januari 2010

Strategi memiliki kaitan yang erat dengan konsep perencanaan

dan pengambilan keputusan, sehingga strategi berkembang menjadi

manajemen strategi. Pengertian manajemen sendiri adalah proses

perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengawasan

terhadap upaya-upaya yang dilakukan anggota organisasi dan

penggunaan segala macam sumber daya organisasi untuk mencapai

tujuan yang telah ditetapkan organisasi. (James A.F. Stoner, 1992:8)

Husein Umar (1996:86) menyatakan bahwa manajemen strategik

adalah suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (formulating) penerapan

(implementing), dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan strategis

antar fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuannya

di masa datang. Menurut Pearce and Robinson (1997:20), manajemen

strategi bisa diartikan sebagai sekumpulan keputusan dan tindakan yang

menghasilkan formulasi dan implementasi rencana yang dirancang untuk

mencapai sasaran-sasaran perusahan. Glueck & Jauch (1991:6)

menyebutkan bahwa manajemen strategi adalah arus keputusan dan

tindakan yang mengarah pada perkembangan suatu strategi atau

strategi-strategi yang efektif untuk membantu mencapai sasaran

perusahaan.

Pengertian manajemen strategi yang lebih rinci dinyatakan oleh

Mulyadi (2001:40); .Manajemen strategi adalah suatu proses yang

digunakan oleh manajer dan karyawan untuk merumuskan dan

mengimplementasikan strategi dalam penyediaan costumer value terbaik

untuk mewujudkan visi organisasi. Dari definisi tersebut terdapat empat

(4) frasa penting berikut ini:

1. Manajemen strategi merupakan suatu proses

2. Proses digunakan untuk merumuskan dan mengimplementasikan

strategi.

3. Strategi digunakan untuk menyediakan costumer value terbaik

guna mewujudkan visi organisasi.

4. Manajer dan karyawan adalah pelaku manajemen strategi.

Sementara itu proses manajemen strategi menurut Pearce dan

Robinson (1997:20), mengandung sembilan tugas penting yaitu :

1. Merumuskan misi perusahaan, meliputi rumusan umum tentang

maksud keberadaan (purpose), filosofi (phylosophy), dan tujuan

(goal).

2. Mengembangkan profil perusahaan yang mencerminkan kondisi

intern dan kapabilitasnya.

3. Menilai lingkungan ekstern perusahaan, meliputi baik pesaing

maupun faktor-faktor kontekstual umum.

4. Menganalisis opsi perusahaan dengan mencocokkan sumber

dayanya dengan lingkungan ekstern.

5. Mengidentifikasi opsi yang paling dikehendaki dengan

mengevaluasi setiap opsi yang ada berdasarkan misi perusahaan.

6. Memilih seperangkat sasaran jangka panjang dan strategi umum

(grand strategy) yang akan mencapai pilihan yang paling

dikehendaki.

7. Mengembangkan sasaran tahunan dan strategi jangka pendek

yang sesuai dengan sasaran jangka panjang dan strategi umum

yang dipilih.

8. Mengimplementasikan pilihan strategik dengan mengalokasikan

sumber daya anggaran yang menekankan pada kesesuaian antara

tugas, SDM, Struktur, teknologi, dan sistem imbalan.

9. Mengevaluasi keberhasilan proses strategik sebagai masukan

bagi pengambilan keputusan yang akan datang.

Dengan beberapa model manajemen strategi di atas, maka dapat

diketahui bahwa manajemen strategi merupakan suatu proses yang

saling terkait antara satu dengan yang lain. Dengan menggunakan suatu

sistem manajemen strategi yang dilakukan secara bertahap, maka akan

menghasilkan suatu rumusan strategi, pelaksanaan, dan pengawasan

terhadap pelaksanaan strategi yang tersistem.

sumber : google

Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal.

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. Fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis Perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke-20. Ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen, yaitu merancang, mengorganisir, memerintah, mengordinasi, dan mengendalikan. Namun saat ini, kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi empat,yaitu :

1. Fungsi Perencanaan / Planning
Fungsi perencanaan adalah suatu kegiatan membuat tujuan perusahaan dan diikuti dengan membuat berbagai rencana untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.

2. Fungsi Pengorganisasian / Organizing
Fungsi perngorganisasian adalah suatu kegiatan pengaturan pada sumber daya manusia dan sumberdaya fisik lain yang dimiliki perusahaan untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan serta menggapai tujuan perusahaan.

3. Fungsi Pengarahan / Directing / Leading
Fungsi pengarahan adalah suatu fungsi kepemimpinan manajer untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja secara maksimal serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, dinamis, dan sebagainya.

4. Fungsi Pengendalian / Controling
Fungsi pengendalian adalah suatu aktivitas menilai kinerja berdasarkan standar yang telah dibuat untuk kemudian dibuat perubahan atau perbaikan jika diperlukan.

Manajemen strategis adalah seni dan ilmu penyusunan, penerapan, dan pengevaluasian keputusan-keputusan lintas fungsional yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapai sasarannya. Manajemen strategis adalah proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran tersebut, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi. Manajemen strategis mengkombinasikan aktivitas-aktivitas dari berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi.

Manajemen strategis merupakan aktivitas tertinggi dari manajemen, Manajemen strategis memberikan arahan menyeluruh untuk perusahaan dan terkait erat dengan bidang perilaku organisasi.

sumber : wikipedia.org

;;

By :
Free Blog Templates